KABARSEKILAS.COM – Di bawah kepemimpinan Pj Bupati Probolinggo, Ugas Irwanto, tren pengangguran terbuka di Kabupaten Probolinggo menunjukkan penurunan.
Meski penurunannya tidak terlalu besar, arah positif ini menjadi sinyal baik bagi ekonomi Probolinggo dan masa depan para pekerja di wilayah tersebut.
Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Syarat Kerja Disnaker Kabupaten Probolinggo, Mimik Indrawati, mengungkapkan bahwa tren pengangguran terbuka mengalami penurunan.
Berdasarkan data, pada 2021 angka pengangguran mencapai 4,55 persen, turun menjadi 3,25 persen di tahun 2022, dan sedikit berkurang lagi menjadi 3,24 persen pada 2023.
“Persentase ini diambil dari perbandingan antara jumlah pengangguran dengan jumlah angkatan kerja. Namun, ke depan kami masih perlu melakukan koordinasi lebih lanjut terkait data perekonomian Kabupaten Probolinggo,” kata Mimik, seperti dikutip pada Rabu 30 Oktober 2024.
Selain itu, Kepala Disnaker Kabupaten Probolinggo, Anang Budi Joelijanto, menjelaskan bahwa pada 2023 jumlah pengangguran terbuka mencapai 20.647 orang dari total angkatan kerja sebanyak 638.050 orang.
Sementara, sebanyak 617.400 orang telah terserap dalam lapangan kerja di sektor formal maupun nonformal.
“Meski penurunannya kecil, angka pengangguran terbuka ini tetap mengalami tren yang positif,” ujarnya.
Anang menambahkan, upaya pemerintah dalam menekan angka pengangguran terus berlanjut.
Disnaker Kabupaten Probolinggo menggelar berbagai inisiatif untuk membantu para pencari kerja, mulai dari penyediaan kartu kuning hingga memberikan informasi tentang peluang kerja di berbagai perusahaan di wilayah ini.
Dengan komitmen pemerintah daerah dan strategi berkelanjutan yang diterapkan, diharapkan tren penurunan pengangguran terbuka di Kabupaten Probolinggo dapat terus berlanjut, menciptakan lebih banyak kesempatan kerja dan kesejahteraan bagi masyarakat.